Site icon ghostsinthemachinebook.com

Penumpang Prioritas Tidak Mendapatkan Hak Khusus di Depok Baru

[original_title]

ghostsinthemachinebook.com – Perjuangan penumpang lansia dan ibu hamil di Stasiun Depok Baru menjadi sorotan penting dalam perjalanan sehari-hari mereka. Sejak pagi, stasiun yang merupakan salah satu simpul transportasi vital menuju Jakarta ini menjadi saksi bisu perjalanan ribuan penumpang. Tanpa adanya lift, mereka harus menapaki tangga tinggi yang menjadi penghalang tersendiri dalam mobilitas mereka.

Dengan data dari Kereta Api Indonesia (KAI) yang mencatat lebih dari 18 juta transaksi dari Januari hingga November 2025, Stasiun Depok Baru beroperasi sebagai titik transit yang sangat ramai. Dalam keramaian ini, penumpang prioritas seperti lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas menghadapi tantangan lebih besar. Mereka harus bergerak lebih hati-hati dalam arus manusia yang cepat, yang sering kali meninggalkan mereka dalam tekanan untuk melangkah lebih cepat.

Setiap hari, suara riuh perjalanan kereta dilengkapi dengan langkah terburu-buru menciptakan atmosfer yang khas di stasiun. Namun, bagi kelompok prioritas ini, setiap langkah terasa seperti perjuangan. Mereka sering mengambil waktu sejenak di bordes untuk mengatur napas, berjuang melawan kelelahan saat memanjat anak tangga. Situasi ini menunjukkan pentingnya perhatian terhadap aksesibilitas dan kenyamanan di fasilitas transportasi publik.

Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang langkah selanjutnya dalam meningkatkan infrastruktur Stasiun Depok Baru, agar lebih ramah bagi semua penumpangnya. Keadaan darurat yang terulang ini menunjukkan perlunya evaluasi serius terkait kemudahan penggunaan dan perlindungan hak penumpang prioritas.

Exit mobile version